Skip to main content

Ayahku-

    Ayah

Ayahku bernama Jeffrey Hasbullah Sunanja. ia lahir di bandung pada tanggal 15 September 1962. Dulunya beliau bersekolah di jakarta pusat, dari SD hingga SMA. Ayahku adalah anak kedua dari 5 bersaudara. Hobinya adalah memasak dan merawat binatang. Tingginya sekitar 180cm, memiliki mata berwarna biru, berambut merah keriting, dan hidungnya yang mancung.


Dari SMP ayah ku sudah belajar tentang jual beli mobil. Hingga SMA ia mulai belajar mendirikan tempat makan, dimulai dari steak pinggir jalan, hingga menjual kaset. Dari situlah ayahku menjadi wirausahawan. Sekarang, ia memiliki kuliner, kedai kopi, hingga memegang usaha pertambangan pasir. Walaupun pekerjaannya sesibuk itu, tetapi tidak luput kasih sayangnya kepada keluarganya.

                 

Comments

Popular posts from this blog

depan rumahku

Rumahku berada di sebuah jalan di srengseng, jakarta barat. Rumahku memiliki pagar bercat coklat dengan kembang bercat emas. Rumahku sendiri, terdiri dari dua lantai. Di depan rumahku tampak rumah yang jauh lebih besar dari rumahku. Didalam, terdapat dua carport  dan sebuah taman kecil. Memiliki teras yang tidak terlalu besar.

ucapan terima kasihku kepada ayah dan bunda

 Terimakasihku Untuk kedua orangtua ku                                                                             Jakarta, 8 Februari 2021 Ayah dan Bunda Di Jakarta, Asalamuallaikum, Halo ayah dan bunda ku yang cantik dan tampan hehe. Apa kabarnya? Aku tau kok mungkin ayah dan bunda terkejut ketika melihat aku mengirim pesan melalui surat, mungkin dengan cara ini lebih berarti bagiku. Mari ku coba, Ayah, bunda, aku sangat mencintai kalian, mungkin kalian tidak tahu karena, aku sendiri bukanlah anak yang berbakti kepada kalian berdua. Aku juga masih mengomel tanpa alasan, mengecewakan kalian, dan bahkan membentak kalian. Karena itu, maafkan aku dan percayalah bahwa aku mencintai kalian. Terimakasih sebesar-besarnya atas kasih sayang yang tak terbatas untuk ku, meski aku tidak pantas mendapa...

~Ibu~

Perjuangan Ibu Siapa sih, yang tidak mengenal perjuangan Ibu? Perjuangan dari awal dan akhir yang begitu susah untuk di lalui. Tentu tidak sembarang orang yang bisa melewati perjuangan yang begitu susah. Hanya orang yang spesial saja yang bisa melewati perjuangan yang susah dengan mudah. Ya, tentu saja itu adalah seorang ibu. Di bulan pertama Ibu mengandung kita, tentu mudah. Di bulan kedua tentu mungkin masih mudah. Mungkin dibulan ketiga, keempat, kelima mungkin ada yang mengalami masa-masa sulit. Lalu di hari kelahiran semuanya bahagia karena lahir dengan selamat. Pasti Ibu sangat senang, karena perjuangan susah yang ia lewati tidak sia-sia. Tetapi, itu hanya awalan saja masih banyak perjuangan-perjuangan yang harus dilewati. Ya, mengurus kita saja dari bayi hinga dewasa sangatlah tidak mudah. Dari mulai mengganti popok, mengganti pakaian, memberi makan dll sangatlah tidak gampang.  Jadi, kesimpulan dari teks ini adalah hargailah setiap perjuangan ibumu. Berikanlah kebahagian mu...