Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2020

Aku

 Aku Aku bernama Candice Laksmi Putri Hasbullah dipanggil Candice. Lahir di Jakarta, 16 Oktober 2008. Sekarang aku berumur 12. Anak pertama dari dua bersaudara. Memiliki hobby bermain cupang, berhitung, menembak hingga bermain sosial media. Aku senang sekali koleksi cupang karena mudah untuk dipelihara dan aku senang menembak karena dapat melatih kefokusanku. bisa dibilang aku agak tomboy.  Sekarang aku bersekolah di SMP Labschool Kebayoran, SDnya di SDS BHAKTI. Aku mempunyai rambut berwarna coklat kehitaman, memiliki tinggi 160cm, dan memiliki kulit berwarna sawo matang. Bisa dibilang aku tinggi karena turunan dari ayahku. Selain itu, aku juga berkacamata dari umur 8 tahun. 

Liburan ke Rumah Nenek

  Liburan kali ini sangat berkesan bagiku. Aku diajak keluargaku untuk berlibur ke rumah nenek di Solo, Jawa Tengah. Sebenarnya sudah lama aku tidak berkunjung ke Rumah nenek. Maka kesempatan berlibur ke rumah nenek sangat menggembirakan hatiku.     Pukul delapan pagi aku berangkat bersama keluargaku dengan mobil. Setelah menempuh sekian puluh kilometer, akhirnya kami sampai di rumah nenek.     Keesokan harinya, aku diajak keponakanku untuk pergi ke sawah sebelah rumah nenek. Kebetulan hari itu nenek lagi panen padi. Sawah nenek tidak jauh dari rumah. Beberapa menit saja aku sudah sampai di lokasi sawah nenek. Banyak orang sedang memanen padi di sawah nenek. Ada yang menyabit padi. Ada pula yang merontokkan butir padi dengan alat perontok padi.     Hari ketiga, aku diajak ayah ke rumah teman lamanya di pinggiran Danau. Rumah teman ayah berada di pinggiran danau, sehingga dengan leluasa dapat menyaksikan keindahan danau itu.      Hari-har...

Ayahku-

    Ayah Ayahku bernama Jeffrey Hasbullah Sunanja. ia lahir di bandung pada tanggal 15 September 1962. Dulunya beliau bersekolah di jakarta pusat, dari SD hingga SMA. Ayahku adalah anak kedua dari 5 bersaudara. Hobinya adalah memasak dan merawat binatang. Tingginya sekitar 180cm, memiliki mata berwarna biru, berambut merah keriting, dan hidungnya yang mancung. Dari SMP ayah ku sudah belajar tentang jual beli mobil. Hingga SMA ia mulai belajar mendirikan tempat makan, dimulai dari steak pinggir jalan, hingga menjual kaset. Dari situlah ayahku menjadi wirausahawan. Sekarang, ia memiliki kuliner, kedai kopi, hingga memegang usaha pertambangan pasir. Walaupun pekerjaannya sesibuk itu, tetapi tidak luput kasih sayangnya kepada keluarganya.